Pemkab Bondowoso Apresiasi 10 Perangkat Daerah Terbaik

BKPSDM - BONDOWOSO – Pemerintah Kabupaten Bondowoso memberikan penghargaan kepada 10 perangkat daerah yang dinilai memiliki kinerja terbaik pada Triwulan II Tahun 2026. Penghargaan tersebut diserahkan bersamaan dengan kegiatan kick off dan sosialisasi Manajemen Talenta ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bondowoso, Jumat, 19 September 2026, di Sabha Bina Praja..

Penghargaan diberikan sebagai bentuk apresiasi terhadap perangkat daerah yang mampu menunjukkan kinerja terbaik berdasarkan sejumlah indikator. Penilaiannya tidak hanya melihat realisasi anggaran, tetapi juga menyentuh aspek pelayanan publik, akuntabilitas, inovasi, kedisiplinan ASN, perencanaan, pengadaan barang dan jasa, hingga tertib administrasi keuangan.

Untuk kategori badan dan dinas, lima perangkat daerah yang memperoleh penghargaan adalah Dinas Komunikasi dan Informatika, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Sekretariat Daerah, Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang, serta Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana.

Sementara pada kategori kecamatan, penghargaan diberikan kepada Kecamatan Klabang, Jambesari Darussholah, Tapen, Tlogosari, dan Wonosari. Khusus untuk kecamatan, pencapaian target Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) juga menjadi salah satu indikator penilaian.

Piagam penghargaan diserahkan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Bondowoso Fathur Rozi, didampingi Asisten Administrasi Umum Haeriah Yuliati dan Kepala BKPSDM Puspo Pranoto.

Momentum pemberian penghargaan kali ini menjadi lebih menarik karena dilaksanakan bersamaan dengan kick off dan sosialisasi Manajemen Talenta ASN. Dua agenda tersebut memiliki benang merah yang sama, yakni mendorong birokrasi yang semakin profesional dengan menjadikan kinerja sebagai salah satu dasar penting dalam pengembangan karier ASN.

Dalam arahannya, Fathur Rozi menjelaskan bahwa kinerja merupakan salah satu unsur utama dalam Manajemen Talenta. Capaian kinerja bersama potensi ASN menjadi dasar dalam pemetaan pegawai ke dalam nine box talent management atau sembilan kotak talenta.

Melalui pemetaan tersebut, pemerintah daerah dapat melihat posisi setiap ASN berdasarkan kombinasi antara potensi dan capaian kinerjanya. Dengan demikian, pengembangan karier, promosi maupun pengembangan kompetensi diharapkan semakin berbasis pada data dan prestasi.

Pemberian penghargaan kepada perangkat daerah juga diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial. Pemkab Bondowoso ingin menjadikannya sebagai pemacu bagi seluruh organisasi perangkat daerah untuk terus memperbaiki kualitas kinerja.

Fathur Rozi berharap perangkat daerah yang belum memperoleh penghargaan dapat meningkatkan capaian pada periode berikutnya, sementara perangkat daerah yang telah memperoleh hasil terbaik tetap menjaga dan meningkatkan kualitas kinerjanya.

Target akhirnya bukan sekadar mengejar nilai penilaian antarlembaga. Peningkatan kinerja perangkat daerah diharapkan benar-benar bermuara pada pelayanan publik yang semakin baik serta mendukung pencapaian visi dan misi Kabupaten Bondowoso.

Melalui penghargaan kinerja dan dimulainya implementasi Manajemen Talenta, Pemkab Bondowoso sekaligus menegaskan arah baru pengelolaan birokrasi: prestasi dihargai, potensi dipetakan, dan pengembangan karier ASN semakin diarahkan berbasis kinerja dan kompetensi.

(Tim Humas BKPSDM_Bondowoso)

Share Berita Ini