Tancap Gas Hari Pertama Kerja, Titik Awal Semangat Baru di BKPSDM Bersama Karyawan Kemenag Bondowoso
BKPSDM BONDOWOSO – Suasana hari pertama masuk kerja pascalibur dan cuti bersama Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah di Kabupaten Bondowoso terasa berbeda, Rabu (25/3).
Di lingkungan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Bondowoso, momentum kembali bekerja tidak sekadar ditandai apel pagi, tetapi juga diwarnai halal bihalal yang sarat makna kebersamaan.
Sejak pagi, aktivitas di kantor yang berdampingan dengan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bondowoso itu tampak lebih semarak. Puluhan karyawan Kementerian Agama Bondowoso bersama Kepala Kemenag Bondowoso, Dr. H. Moh. Ali Masyhur, S.Ag., M.HI, datang bersilaturahmi ke Kantor BKPSDM. Pertemuan itu menjadi penanda hangatnya sinergi antarlembaga di hari pertama kembali bekerja.
Sebelumnya, apel pagi dipimpin langsung Kepala BKPSDM Bondowoso, Puspo Pranoto. Dalam arahannya, ia menegaskan sejumlah hal penting yang menjadi fokus kerja usai libur panjang. Mulai dari tradisi saling memaafkan dalam suasana Idulfitri, monitoring dan evaluasi kehadiran ASN di lingkungan Pemkab Bondowoso untuk dilaporkan kepada bupati, inventarisasi pekerjaan rutin di sekretariat maupun bidang, hingga percepatan penyelesaian pekerjaan mendesak.
“Momentum setelah lebaran ini tidak boleh hanya dimaknai sebagai kembali masuk kantor. Ini harus menjadi titik awal untuk menata ritme kerja, memperkuat disiplin, dan memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal,” ujar Puspo Pranoto saat ditemui usai kegiatan.
Menurut dia, hari pertama kerja merupakan waktu penting untuk menyatukan kembali semangat seluruh ASN setelah menjalani libur bersama keluarga. Karena itu, pengecekan kehadiran dan evaluasi kinerja awal menjadi langkah strategis agar roda organisasi segera kembali berjalan normal.
“Yang pertama kami pastikan adalah disiplinan kehadiran. Setelah itu, seluruh bidang harus langsung memetakan pekerjaan yang rutin maupun yang sifatnya mendesak. Jangan sampai ada penumpukan pekerjaan hanya karena transisi selepas libur,” imbuhnya.
Usai apel, suasana kemudian mencair dalam halal bihalal bersama seluruh karyawan BKPSDM dan rombongan Kementerian Agama Bondowoso. Saling bersalaman, senyum hangat, dan obrolan santai antarpimpinan menjadi pemandangan yang menegaskan bahwa birokrasi juga dibangun di atas nilai-nilai kebersamaan dan kekeluargaan.
Puspo menegaskan, halal bihalal bukan sekadar agenda seremonial tahunan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi ruang untuk mempererat hubungan kerja dan membangun kembali energi kolektif di lingkungan pemerintahan.
“Ini adalah momentum penting bagi kita semua untuk bersilaturahmi dan kembali merajut kebersamaan serta membangun lagi semangat kolektif usai lebaran,” katanya.
Kehadiran jajaran Kementerian Agama Bondowoso juga memberi warna tersendiri. Selain memperkuat jalinan silaturahmi, momen itu mencerminkan hubungan harmonis antarlembaga di Bondowoso yang selama ini berjalan berdampingan, bukan hanya secara lokasi kantor, tetapi juga dalam semangat pelayanan publik.
Hari pertama kerja di BKPSDM Bondowoso pun menjadi lebih dari sekadar rutinitas administratif. Di tengah suasana Syawal yang masih hangat, ada pesan kuat yang dibangun: disiplin harus segera ditegakkan, pekerjaan harus kembali dituntaskan, dan kebersamaan tetap menjadi fondasi utama birokrasi yang melayani.
Melalui kegiatan ini, BKPSDM Bondowoso berharap suasana kebersamaan dan sinergi yang terbangun pada hari pertama kerja dapat menjadi modal positif dalam meningkatkan kinerja organisasi, memperkuat koordinasi lintas instansi, dan mendukung pelayanan publik yang semakin baik di Kabupaten Bondowoso. (Tim Humas BKPSDM Bondowoso)